Home » Kesehatan » Khasiat Madu Untuk Kesehatan-Sebagai Obat Batuk Anak

Khasiat Madu Untuk Kesehatan-Sebagai Obat Batuk Anak

Khasiat Madu Untuk Kesehatan-Sebagai Obat Batuk Anak

Khasiat Madu Untuk Kesehatan-Sebagai Obat Batuk Anak

Khasiat Madu Untuk Kesehatan-Sebagai Obat Batuk Anak

Siapa tak kenal khasiat madu. Cairan kental manis

yang dihasilkan lebah ini sudah dikenal sejak ratusan tahun memiliki

berbagai khasiat mulai dari menjaga stamina hingga mengobati beragam

penyakit.

 

Dalam resep tradisional, madu sering digunakan untuk mengatasi berbagai

gangguan kesehatan seperti masalah pencernaan, panas atau pilek. Madu

juga mengandung zat antibiotik yang aktif melawan serangan berbagai

patogen penyebab penyakit.

 

Beberapa penyakit infeksi berbagai patogen yang dapat “disembuhkan” dan

dihambat dengan (minum) madu secara teratur antara lain penyakit lambung

saluran pencernaan; penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan akut

(ISPA), batuk dan demam; penyakit jantung, hati, dan paru;

penyakit-penyakit yang dapat mengganggu mata, telinga, dan syaraf.

 

Eksistensi madu semakin kuat dengan hasil riset para peneliti dari

Pennsylvania State University di Hershey, Amerika Serikat belum lama

ini. Menurut temuan itu, madu terbukti efektif meringankan batuk pada

anak-anak dan membantu mereka tidur nyenyak di malam hari. Pengobatan

dengan madu bahkan lebih baik dibanding sirup obat batuk yang mengandung

dextromethorphan.

 

“Hasilnya begitu meyakinkan sehingga kami dapat menyatakan dengan jelas

bahwa madu lebih baik ketimbang dextromethorphan atau tanpa pengobatan

sama sekali,” ungkap Dr. Ian M. Paul salah satu peneliti seperti

dikutip Reuters Health

 

“Banyak keluarga terkait dengan temuan ini dan mereka akan mengatakan

bahwa nasehat nenek benar adanya,” tambah Ian M. Paul yang

mempublikasikan hasil studi ini dalam Archives of Pediatrics and

Adolescent Medicine

 

Penasehat Medis Federal belum lama ini memperingatkan bahwa obat batuk

yang dijual bebas atau pun obat flu seharusnya tak digunakan untuk anak

usia di bawah enam tahun. Para produsen pun harusnya menarik sejumlah

produk untuk bayi dari pasaran.

 

Sejauh ini, pengobatan untuk batu yang disebabkan ISPA atau pilek biasa

belum ada yang benar-benar efektif. Walaupun dextromethorphan banyak

digunakan, tetapi belum ada bukti bahwa obat ini benar-benar manjur.

 

Beberapa dokter anak yang membaca hasil studi ini merekomendasikan bahwa

madu dapat dijadikan alternatif dalam mengatasi batuk pada anak. Namun

mereka menyarankan, sebaiknya madu tak diberikan pada anak di bawah satu

tahun karena berisiko mengalami botulism atau keracunan.

 

Dalam studinya, para peneliti melibatkan 105 anak pengidap infeksi

pernafasan atas pada sebuah klinik di Pennsylvania. Para orang tua anak

ini diberi masing-masing sebuah kantong berisi obat beserta petunjuk

dosisnya. Sebagian kantong tidak dilengkapi obat. Beberapa kantong

berisi obat dextromethorphan dengan aroma madu, sedang lainnya berisi

madu dengan dosis serupa.

 

Para peneliti mengumpulkan data mengenai gejala batuk serta tidur

anak-anak dari orang tua mereka, baik sebelum maupun pasca pengobatan.

Seluruh anak mengalami kemajuan, tetapi yang mengonsumsi madu secara

konsisten mencatat rata-rata skor tertinggi dalam penurunan frekuensi

dan tingkat keparahan batuk mereka. Anak yang minum madu pun mengalami

perbaikan dalam kualitas tidur mereka.

Incoming search terms:

Leave a Reply

© 2014 LDII BANGKALAN · RSS · Designed by Theme Junkie- Sambut Brazil 2014- · Powered by WordPress